4 Cara Mendukung Perkembangan Karakter Anak, Sederhana Kok

4 Cara Mendukung Perkembangan Karakter Anak, Sederhana Kok

Banyak yang menyetujui bahwa perkembangan karakter adalah bagian yang sama pentingnya dengan perkembangan kognitif. Namun, sayangnya, dengan alasan kesibukan, orang tua melimpahkan pendidikan karakter tersebut ke lembaga resmi.

Padahal, sejatinya pendidikan karakter adalah tanggung jawab orangtua seutuhnya. Lalu, bagaimana caranya mendukung perkembangan karakter anak agar optimal, sementara orangtua juga disibukkan dengan tanggung jawab mencari nafkah.

Jangan khawatir, Anda dapat menyimak artikel di bawah ini untuk membantu menanggulangi kekhawatiran tersebut.

Cara Mendukung Perkembangan Karakter Anak

Perkembangan karakter anak tidak melulu harus segera menyekolahkannya pada pendidikan usia dini. Kalaupun orang tua memutuskan hal tersebut, bukan berarti dapat lepas tangan dalam melakukan pendampingan.

Beberapa aktivitas di bawah ini dapat dilakukan oleh orang tua untuk membantu perkembangan karakter anak dengan optimal.

  • Menjadi Contoh

Pendidikan karakter terbaik yang dapat diterima oleh anak adalah contoh orang tua. Sebab sangbua hati dalam masa perkembangan dirinya mampu merekam seluruh peristiwa terjadinya.

Oleh karena itu jika orangtua menginginkan anak memiliki perilaku baik maka disarankan untuk juga selalu memperlihatkan hal tersebut. Jangan sampai yang dilakukan adalah sebaliknya.

Misalnya orang tua menginginkan agar anak bersikap menghormati orang lain,  namun perilakunya tidak sesuai. Tentu ini akan menyebabkan kebingungan. Sehingga anak hanya akan meniru tingkah laku yang sering dilihatnya.

  • Mengajarkan Sikap Empathy

Sikap empati merupakan hal yang sangat sulit ditemukan pada masa ini. Terutama karena setelah masa pandemi banyak anak yang yang telah terbiasa bersosialisasi dengan pemanfaatan media sosial.

Padahal  empati merupakan salah satu karakter yang dikembangkan dengan cara berinteraksi sosial dengan orang lain. Karena itu orangtua dapat melakukan pendampingan yang tepat untuk sikap ini.

Caranya sebenarnya tidak terlalu sulit, namun membutuhkan konsistensi. Yang bisa dilakukan adalah membantu orang lain yang mengalami kesulitan atau bisa juga mengunjungi kerabat dan bersilaturahmi.

  • Menegur dengan Cara yang Mendidik

Ada banyak orang yang merasa tidak nyaman ketika ditegur, termasuk anak-anak. Untuk menghindari hal tersebut, maka orang tua dapat menggunakan bahasa yang sederhana dan tidak memiliki tendensi untuk menuduh.

Sehingga anak akan merasa nyaman untuk mengakui kesalahannya. Selain itu pula juga bisa membantunya untuk memperbaiki perilakunya yang salah. Sehingga lama-kelamaan akan terbangun karakter yang mudah untuk menerima saran dan kritik.

  • Memuji dengan Tulus

Banyak orang tua yang tidak menyadari bahwa pujian yang tulus adalah motivasi terbaik bagi anak.  Pada perkataan tersebut dapat menimbulkan dihargai atas prestasinya, walaupun sederhana.

Cara memberikannya pun sangat mudah. Agar anak merasakan ketulusan, maka berikanlah perhatian penuh ketika Anda memberikan pujian. Tambahkan dengan senyum dan perlukan agar terbangun kepercayaan dirinya.

Anda dapat melakukan cara sederhana di atas untuk mendukung perkembangan karakter anak. Selalu konsisten dan bersabarlah karena membangun keterampilan tersebut akan memakan dan pendampingan yang tepat.